5 Pilihan Aplikasi Website Toko Online Gratis

Kalo dulu untuk bikin website toko online dibutuhkan kemampuan programming, bahkan untuk membayar jasa pembuatan website toko online juga membutuhkan biaya yang cukup mahal.

Saat ini teknologi pemrograman website telah berkembang pesat, sehingga untuk membuat sebuah website standart tidak lagi dibutuhkan kemampuan coding. Ada beberapa aplikasi website yang dapat digunakan dengan mudah dan gratis.

Untuk website toko online ada beberapa aplikasi yang cukup terkenal dan banyak digunakan oleh orang-orang untuk sarana bisnis toko online mereka. Secara standart aplikasi ini sudah cukup baik dan memenuhi standart fitur toko online.

Namun biasanya setiap negara memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga diperlukan sedikit modifikasi untuk menyesuaikan, bisanya bisa dalam bentuk modul atau plugin yang dapat ditambahkan atau dimofikasi langsung pada aplikasi toko online terebut.

Berikut ini adalah daftar Aplikasi Website Toko Online

1. Woocommerce

Woocommerce ini adalah plugin tambahan untuk wordpress, dan bisa dibilng saat ini adalah yang paling banyak digunakan untuk membuat toko online di Indonesia. Untuk mengoperasikan Woocommerce ini tentunya harus menguasai pengoprasian dari wordpress selebihnya banyak video tutorial yang dapat anda pelajari di Youtube.

2. OpenCart

Open cart ini adalah sebuah aplikasi website toko online yang juga banyak digunakan oleh pengguna dari Indonesia. Bahkan dulu sebelum Woocommerce berkembang seperti sekarang ini open cart lah yang banyak digunakan di Indonesia. Untuk saat ini bisa dibilang terbanyak kedua setelah Woocommerce.

Fiturnya sendiri sudah cukup lengkap dan untuk modul tambahannya juga sudah banyak tersedia, namun ada satu kekurangan dari aplikasi open cart ini, untuk melakukan update ke versi terbaru cukup ribet tidak semudah woocommerce.

3. PrestaShop

PrestaShop ini bisa dibilang kakaknya dari kedua aplikasi di atas, namun di Indonesia penggunaanya tidak cukup populer karena memang banyak keterbatasan fitur untuk penggunaan di Indonesia.

Karena penggunanya yang kurang banyak maka modulnya juga bisa dibilang tidak tersedia untuk kebutuhan toko online di Indonese, segera setelah open cart hadir maka presta shop banyak di tinggalkan.

4. OsCommerce

Oscommerce ini bisa dibilang yang tertua dari semuanya, pada saat 2007 hingga 2010 OsCommerce lah yang merajai toko online di Indonesia. Banyak toko online terkenal menggunakan aplikasi ini dan herannya dulu orang Indonesia itu sudah terbiasa belanja dengan cara add to cart. Entah kenapa sejak muncul Blackberry, kemudian di susul dengan whatsapp mereka menjadi malas untuk belanja via website.

Secara fitur OsCommerce ini cukup lengkap modul tambahan untuk toko online Indonesia pun tersedia namun tidak banyak dan biasanya berbayar. Sementara dari segi tampilan bisa dibilang jelek dan untuk pilihan desain tampilannya pun tidak banyak yang gratis.

Karena itulah akhirnOsCommerce mulai di tinggalkan oleh penggunanya karena hadirnya aplikasi pesaing yang menawarkan lebih banyak kemudahan.

5. Magento

Magento ini bisa dibilang layu sebelum berkembang di Indonesia, karena fiturnya lebih cocok untuk toko online yang beroperasi di luar Indonesia. Sehingga bisa dihitung dengan jari orang atau perusahaan Indonesia yang menggunakan aplikasi Magento sebagai dasar website toko online mereka.

Kesimpulan saya jika saat ini anda ingin membangun web toko online gunakanlah WordPress + Woocommerce. Untuk teknik-teknik pemasarannya anda bisa mengikuti pelatihan bisnis online yang banyak diadakan diluaran sana, usahakan memang yang fokus membasa mengenai toko online wocommerce sehingga sejalan dengan aplikasi website toko online anda.